Jambi – Proyek infrastruktur multiyears atau berkelanjutan Tahun 2022 ini ada lima yakni pembangunan jalan di Simpang Pelawan-Batang Asai, Simpang Pudak-Suak Kandis dan Simpang Teluk Nilau-Senyerang.
Kemudian pembangunan stadion sepak bola bertaraf internasional dan islamic centere. Demikian dikatakan Kepala Dinas PUPR Provinsi Jambi, M. Fauzi, Senin (17/01).
Ke lima proyek infrastruktur itu dilakukan secara multiyeras karena alokasi anggarannya yang cukup besar, sehingga harus dilakukan secara berkelanjutan.
“Konsep pembangunan multiyeras, pengerjaan fisiknya harus selesai selama dua tahun dan proses pembayarannya dilakukan selama tiga tahun berjalan.”
Selain itu tahun ini pemerintah Provinsi Jambi juga memprioritaskan peningkatan kapasitas 12 ruas jalan milik provinsi yang saat ini dalam kondisi rusak berat.
Jalan milik provinsi saat ini kondisinya baik sekitar 76 persen. Selebihnya rusak ringan, berat dan kritis.
Dari 1.032 kilometer jalan provinsi, dalam kondisi rusak berat dan kritis sekitar 300 kilo meter. 12 ruas jalan provinsi yang menjadi prioritas peningkatan kapasitasnya diantaranya berada di Kabupaten Sarolangun dan Tanjung Jabung Timur.
Proses tender jalan itu sudah dilakukan dan kini menunggu hasilnya. Sedangkan untuk pembangunan stadion sepak bola dan islamic center dilakukan tender untuk perencanaan dan pertengahan Tahun 2022 dilaksakan tender pembangunan fisiknya, ujarnya.
Diharapkan pembangunan infrastruktur jalan tersebut dapat mendongkrak perekonomian masyarakat, mengingat jalan merupakan infrastruktur dasar yang cukup vital, adanya akses jalan yang baik, aktifitas perekonomian masyarakat dapat berjalan dengan baik pula, ujarnya. (Adv)








